Artikel & Berita
Informasi, tips kesehatan, dan berita terbaru dari kami.
17 October 2025
17
Peran Puskesmas dalam Penanganan Kesehatan Jiwa
Kesehatan jiwa sering kali masih dianggap tabu dan diabaikan oleh sebagian masyarakat. Padahal, gangguan jiwa seperti depresi dan kecemasan bisa menyerang siapa saja dan berdampak serius jika tidak ditangani.
Puskesmas kini telah dilengkapi layanan kesehatan jiwa dasar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Petugas kesehatan jiwa di Puskesmas memberikan layanan konseling, deteksi dini gangguan jiwa, serta rujukan jika diperlukan.
Selain itu, edukasi dan sosialisasi dilakukan untuk mengurangi stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Lingkungan yang mendukung sangat penting dalam proses pemulihan pasien.
Baca Selengkapnya →
17 October 2025
16
Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Tes IVA di Puskesmas
Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang wanita di Indonesia. Namun, kanker ini bisa dicegah dan dideteksi sejak dini melalui pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat), yang tersedia secara gratis di Puskesmas.
Pemeriksaan IVA sangat sederhana dan hanya memakan waktu beberapa menit. Hasilnya pun bisa langsung diketahui.
Bagi wanita usia 30–50 tahun, pemeriksaan ini sangat dianjurkan, terutama yang sudah pernah melakukan hubungan seksual. Pemeriksaan secara berkala dapat menyelamatkan nyawa.
Puskesmas mengajak seluruh wanita untuk tidak ragu memeriksakan diri. Dengan deteksi dini, kemungkinan sembuh dari kanker serviks menjadi lebih tinggi.
Jangan tunggu sampai gejala muncul, segera lakukan pemeriksaan secara rutin.
Baca Selengkapnya →
17 October 2025
12
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) adalah inisiatif pemerintah untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih sehat.
Fokus utama GERMAS adalah peningkatan aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Puskesmas menjadi ujung tombak pelaksanaan GERMAS di lapangan. Melalui kegiatan senam bersama, penyuluhan gizi, dan promosi kesehatan.
Puskesmas mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat dari rumah.
GERMAS tidak hanya menjadi program, tetapi gerakan bersama untuk perubahan yang nyata.
Baca Selengkapnya →
17 October 2025
5
Manfaat Pemeriksaan Kesehatan Rutin di Puskesmas
Banyak masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan hanya ketika sudah merasa sakit. Padahal, pemeriksaan kesehatan secara rutin memiliki banyak manfaat untuk mencegah penyakit dan mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini. Pemeriksaan seperti tekanan darah, gula darah, dan kadar kolesterol sebaiknya dilakukan secara berkala.
Puskesmas menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan umum secara gratis atau dengan biaya sangat terjangkau. Pemeriksaan ini sangat penting, terutama bagi lansia atau mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis. Dengan deteksi dini, pengobatan dan perubahan gaya hidup bisa dilakukan lebih cepat untuk mencegah komplikasi.
Masyarakat diimbau untuk tidak menunggu sakit parah untuk datang ke Puskesmas. Jadikan kunjungan rutin sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Deteksi dini adalah investasi kesehatan untuk masa depan yang lebih baik.
Baca Selengkapnya →
17 October 2025
6
Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun untuk Cegah Penyakit
Cuci tangan pakai sabun (CTPS) adalah kebiasaan sederhana namun sangat efektif dalam mencegah penyebaran penyakit menular. Tangan merupakan media utama penyebaran kuman, terutama setelah buang air, sebelum makan, atau setelah beraktivitas di luar rumah.
Puskesmas rutin mengedukasi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, tentang pentingnya CTPS. Melalui program UKS dan kunjungan ke sekolah-sekolah, petugas kesehatan memberikan contoh praktik mencuci tangan yang benar. Kegiatan ini bertujuan membentuk kebiasaan baik sejak dini.
Dengan membiasakan CTPS, masyarakat dapat terhindar dari penyakit diare, infeksi saluran pernapasan, hingga penyakit kulit. Mari kita mulai dari hal kecil untuk menjaga kesehatan bersama.
Baca Selengkapnya →
17 October 2025
6
Cegah Stunting Sejak Dini dengan Gizi Seimbang
Stunting masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan. Stunting terjadi akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan anak, yaitu sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun.
Anak yang mengalami stunting akan tumbuh lebih pendek dari anak seusianya dan berisiko memiliki perkembangan kognitif yang lebih rendah.
Puskesmas secara aktif melakukan intervensi dengan memberikan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita.
Kader Posyandu juga turut berperan dalam memantau dan mendampingi keluarga untuk mencegah stunting.
Peran keluarga sangat penting dalam menyediakan makanan bergizi dan memastikan anak mendapatkan asupan yang sesuai.
Upaya bersama antara pemerintah, petugas kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menurunkan angka stunting dan menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.
Baca Selengkapnya →